Perhatian! Berbagai Profesi Terkait AI Lagi Banyak Dicari

Sugeng rawuh Miconservativenews di Situs Kami!

Jakarta – Perhatian! Berbagai Profesi Terkait AI Lagi Banyak Dicari

Fakta-fakta Satelit HTS Telkom, Diluncurkan Roket Elon Musk Pekan Depan

Bertentangan dengan ketakutan banyak orang, kehadiran kecerdasan buatan justru membuka peluang bisnis baru. SAP, perusahaan software asal Jerman, juga diperkirakan memiliki kebutuhan akan sumber daya manusia di bidang yang berkaitan dengan kecerdasan buatan.

Profesi yang berhubungan dengan AI telah terbuka dimana-mana. Terlebih lagi, perkembangan AI saat ini sedang berjalan lancar. Transisi ke Industri 4.0 memerlukan keterampilan baru seperti ilmuwan data, pakar cloud, dan pakar keamanan siber.

“AI tidak akan menggantikan lapangan kerja, namun akan menciptakan lapangan kerja baru,” kata Andreas Diantoro, Managing President SAP Indonesia.

“Berinvestasi dalam program pelatihan dan pengembangan sangat penting untuk memastikan kelancaran transisi bagi karyawan dan memaksimalkan manfaat AI bagi semua orang. Sertifikasi yang diakui industri, seperti program sertifikasi yang ditawarkan SAP, dapat meningkatkan lapangan kerja di ekonomi digital,” lanjutnya. .

Munculnya peran terkait AI seperti Generative AI Prompt Engineers memerlukan pembelajaran dan adaptasi yang berkelanjutan. Penerapan kecerdasan buatan dan kendali manusia secara bertanggung jawab sangatlah penting, terutama dengan munculnya chatbot yang dibangun berdasarkan pemodelan bahasa pengkodean tinggi.

Salah satunya disediakan oleh Joule, alat AI Generatif dari SAP yang dapat diintegrasikan ke dalam aplikasi bisnis. Joule disebut-sebut memberikan solusi AI yang berjalan lebih cepat, memberikan data atau input yang lebih cerdas, hasil yang lebih baik, dan kontrol penuh atas pengambilan keputusan. Perhatian! Berbagai Profesi Terkait AI Lagi Banyak Dicari

Joule bekerja dengan menyortir dan mengkontekstualisasikan data dengan cepat dari sistem yang berbeda. Joule akan tertanam dalam aplikasi SAP mulai dari HR hingga keuangan, rantai pasokan, pengadaan dan pengalaman pelanggan, serta platform SAP Business Technology. “Cominfo bilang SE AI itu soft regulasi, pelengkap UU ITE” (fyk/rns)